Langsung ke konten utama

Postingan dari buku Iklan :D


Hidup Itu Spt Pemain Akrobat
Brian Dyson, mantan CEO Coca Cola.
Katanya, "Bayangkan hidup itu spt pemain akrobat dengan 5 bola di udara.
Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan:
1- pekerjaan
2- keluarga
3- kesehatan
4- sahabat, dan
5- semangat
Kita hrs menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yg terjatuh.
Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu di antara 5 bola tsbt, lepaskanlah "Pekerjaan" karena pekerjaan adalah BOLA KARET.
Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali.
Namun 4 bola lain spt Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA.
Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!"
Kemudian, Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.
Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet).
Bahkan kita mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, dan semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.
Contohnya:
- Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga,
- Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan,
- Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat baik.
Bukan berarti pekerjaan tidak penting! Tapi jgn sampai uang atau pekerjaan menjadi "berhala" dalam hidup kita.
Ingat, kalaupun kita kehilangan, uang selalu bisa dicari lagi.
Tapi jika keluarga sudah "terjual", ke mana kita bisa membelinya lagi?
Apakah kita bisa membeli sahabat?
Apakah kesehatan kita bisa kembali normal, jika kita terkena penyakit kritis?
Mari jaga agar prioritas hidup kita tetap seimbang!
Keep spirit n success Fren !...jadi bila anda dalam situasi itu maka pilihlah yg terbaik ...semoga bermanfaat... O:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata-kata bijak hari ini  Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) itu, tak mudah ditemukan. Saat bertemu penolongmu. berterima kasihlah padanya, karena dialah yang membantu mengubah hidupmu. Saat bertemu dengan orang yang kamu benci, sapalah dengan senyuman/tersenyum. Karena ia membuatmu semakin teguh/kuat. Saat bertemu dengan orang yang pernah mengkhianatimu, baik-baiklah berbincang dengannya. karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia. Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu. Berterima kasihlah karena dia pernah ada dihidupmu., karena dia adalah bagian dari nostalgiamu. Saat bertemu orang yang salah paham denganmu. Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya. karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan kepdanya. Dan saat engkau bertemu orang  yang saat ini menemanimu seumur hidup (suami/istri) kita, Berterima...

NEGERI DEBU

duka sebegitu tajam tergores di langit ini sayap kupu-kupu tak bisa membawa beban debu juga sapu lidi terlalu pendek untuk menyapu sehektar puing yang dititipkan gempa kepadamu ini wilayah angin, bisik daun pada sebutir debu. dan debu itu memang tak pernah melihat onggokan bukit kapur di sana kecuali rumah-rumah yang rebah ditidurkan angin sebatas mana rentang tanganmu ketika gelombang memindahkan perahumu ke jalan raya? KUMPULAN PUISI TERBAIK - 33 atau ketika langit jadi hitam oleh gerhana atau ketika sebuah menara bergeser karena gempa? kita akan kembali ke dalam keabadian melalui liku-liku dalam riset waktu tak mudah kita menemukan ujung benang dalam rajutan alam, tak mudah kita memintal benang jadi gelas bagi air.  Yogyakarta-Jakarta, 12-13 Juni 2006

PUISI AKU DIA DAN KAMU

Kemerdekaan  tanpa cinta Sungguh keterpaksaan keyakinan, Kau tak akan pernah tahu lukaku sebenarnya Meski kita bisa masih bersama-sama Tapi kedepannya kita saling menyakiti. Dahulu sering kukatakan, Disaat kamu merasa khawatir tentang kebersamaan kita? Karena kamu bermimpi aku ketemu dia... Dan kamu bertanya apakah akan selamanya "kita"... Aku selalu menjawab, 'kita lihat saja nanti' dan lakukan yang terbaik sekarang.... Sungguh didunia ini tidak ada yang kebetulan... Semua sudah tertulis dilauh mahfudz... Aku bertemu kamu,  Dan aku bertemu dia sebelum aku ketemu kamu... Itu bukanlah kebetulan! Membayangi wajahmu, dan membayangi wajah dia.. Engkau dan dia telah menjadi racun dalam darahku, baik didalam pikiranku... Tapi kalau jodoh,  Jadilah! Maka jadilah! Engkau memang mencintaiku... Begitu juga dia yang pertama bertemu denganku, KuMencintainya.. Bukan aku mencari yang sempurna.. Tetapi aku lebih memilih yang ...